TERKINI
Iklan

Kisah Pak Nurdin, Kembangkan Potensi Stroberi Desa Barudua Menjadi Peluang Usaha Rakyat

Reporter abadidotnews_admin4 menit bacaDibaca 7 kali

GARUT, ABADI.NEWS – Potensi desa tidak selalu harus dikembangkan melalui investasi besar. Dari lahan pertanian yang dikelola dengan ketekunan, peluang ekonomi baru dapat tumbuh dan memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar. Hal itu terlihat dari perjalanan Nurdin, petani sekaligus pemilik Kurnia Cahaya Berry (KCB) di Kampung Pangkalan RT 01/RW 05, Desa Barudua, Kecamatan Malangbong, Kabupaten Garut.

Berawal dari melihat potensi pertanian di Desa Barudua, Nurdin memilih mengembangkan budidaya stroberi sebagai salah satu usaha produktif. Kondisi wilayah yang mendukung sektor pertanian menjadi modal yang kemudian dipadukan dengan kemauan untuk belajar, merawat tanaman, menjaga kualitas hasil panen, dan membuka pasar.

Usaha tersebut tidak berkembang secara instan. Di balik buah stroberi yang kini dapat dipanen dan dinikmati konsumen, terdapat proses panjang yang membutuhkan kesabaran dan konsistensi.

Mulai dari menyiapkan lahan, memilih tanaman, melakukan pemeliharaan, menghadapi perubahan cuaca, menjaga produktivitas tanaman hingga memasarkan hasil panen merupakan bagian dari keseharian yang harus dijalani seorang petani.

Bagi Nurdin, stroberi tidak hanya dipandang sebagai komoditas pertanian. Tanaman tersebut memiliki peluang untuk dikembangkan menjadi sumber penghasilan sekaligus bagian dari penguatan ekonomi berbasis potensi desa.

Melalui Kurnia Cahaya Berry, hasil pertanian kemudian diarahkan agar memiliki nilai ekonomi yang lebih luas.

Dari Kebun Menjadi Peluang Ekonomi

Perkembangan KCB juga menunjukkan bagaimana sebuah usaha rakyat dapat tumbuh dari potensi yang sebenarnya sudah tersedia di lingkungan desa.

Ketika hasil pertanian dikelola dengan baik, manfaatnya tidak berhenti pada pemilik kebun. Aktivitas produksi, perawatan tanaman, panen hingga pemasaran dapat membuka ruang keterlibatan masyarakat dan menciptakan peluang pekerjaan.

Semangat tersebut menjadi salah satu bagian penting dari perjalanan usaha Nurdin. Ia tidak hanya berupaya mengembangkan kebunnya sendiri, tetapi juga memiliki keinginan agar usaha tersebut dapat memberikan manfaat bagi lingkungan sekitarnya.

Keberadaan usaha pertanian seperti KCB sekaligus memperlihatkan bahwa pembangunan ekonomi desa dapat dimulai dari sektor yang dekat dengan kehidupan masyarakat.

Pertanian yang sebelumnya hanya berorientasi pada produksi dapat dikembangkan menjadi usaha bernilai tambah ketika dipadukan dengan pemasaran, pelayanan kepada konsumen dan pengembangan wisata berbasis pertanian.

Potensi Agrowisata Desa Barudua

Selain menerima pesanan stroberi segar, Kurnia Cahaya Berry juga membuka kesempatan bagi masyarakat yang ingin datang langsung ke kebun dan menikmati pengalaman memetik stroberi.

Konsep tersebut memberikan nilai tambah karena konsumen tidak hanya membeli produk, tetapi juga dapat melihat secara langsung proses pertanian dan mengenal lingkungan tempat stroberi dibudidayakan.

Aktivitas petik stroberi juga berpotensi menjadi bagian dari pengembangan agrowisata lokal di Desa Barudua.

Apabila terus dikembangkan secara konsisten, keberadaan kebun seperti KCB dapat ikut memperkenalkan Malangbong sebagai wilayah yang memiliki potensi pertanian sekaligus destinasi wisata berbasis alam dan hasil bumi.

Kegiatan tersebut juga dapat menjadi sarana edukasi bagi keluarga dan anak-anak untuk mengenal dunia pertanian lebih dekat, termasuk memahami bahwa produk yang mereka konsumsi melalui proses panjang sebelum sampai ke tangan pembeli.

Tumbuh Bersama Potensi Desa

Perjalanan Nurdin menjadi contoh bahwa usaha rakyat dapat dimulai dari keberanian melihat peluang yang ada di sekitar.

Tidak harus berawal dari skala besar. Usaha dapat dimulai dari kemampuan yang dimiliki, kemudian tumbuh melalui kerja keras, peningkatan kualitas dan kepercayaan konsumen.

Kurnia Cahaya Berry kini menjadi bagian dari upaya memperkenalkan potensi Desa Barudua melalui hasil pertanian lokal.

Harapannya, usaha tersebut terus berkembang, mampu memperluas pasar, melibatkan lebih banyak masyarakat dan membuka peluang ekonomi baru bagi warga sekitar.

Dukungan terhadap usaha lokal juga menjadi bagian penting dalam membangun ekonomi desa. Ketika masyarakat memilih dan memperkenalkan produk hasil petani lokal, perputaran ekonomi dapat kembali memberikan manfaat kepada masyarakat di wilayah tersebut.

Kisah Nurdin mengingatkan bahwa inspirasi tidak selalu datang dari perusahaan besar atau pusat perkotaan.

Di Kampung Pangkalan, Desa Barudua, sebuah harapan tumbuh bersama tanaman stroberi yang dirawat setiap hari.

Dari tangan seorang petani, potensi tanah desa perlahan berubah menjadi produk, usaha, kesempatan kerja dan harapan untuk kehidupan yang lebih baik. (Y’Wans )

 

TOPIK TERKAIT

BAGIKAN
UKURAN TEKS

KOMENTAR PEMBACA

Silakan masuk untuk menulis komentar.

Iklan