TERKINI
Iklan

Sumpah Pemuda 2026: Ketua PAC Pemuda Pancasila Malangbong Ikuti Apel, Tekankan 3 Pesan Penting

Reporter Moch Ichsan5 menit bacaDibaca 8 kali

MALANGBONG, GARUT | ABADI.NEWS – Sumpah Pemuda 2026 menjadi momentum bagi Pemuda Pancasila Pimpinan Anak Cabang (PAC) Malangbong untuk menegaskan pentingnya persatuan dan kepedulian terhadap masyarakat. Ketua PAC Pemuda Pancasila Malangbong, H. Ade Hendra Jaya atau RJS, mengikuti apel peringatan Hari Sumpah Pemuda di Kantor Kecamatan Malangbong, Kabupaten Garut.

Kehadiran Ade dalam kegiatan tersebut menjadi bagian dari peringatan 98 tahun ikrar pemuda Indonesia. Ia memandang Hari Sumpah Pemuda sebagai kebanggaan sekaligus pengingat agar generasi muda tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi ikut menjaga persatuan dan memberikan kontribusi positif bagi lingkungan masing-masing.

Peringatan tahun ini mengusung tema “Patriotik, Gigih, Berempati: Pemuda untuk Indonesia”. Tema tersebut tercantum dalam Surat Edaran Menteri Pemuda dan Olahraga Nomor 10.14.19 Tahun 2026 tentang Penyelenggaraan Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 Tahun 2026.

Tema Sumpah Pemuda 2026 menempatkan kecintaan terhadap bangsa, ketekunan menghadapi tantangan, dan kepedulian sosial sebagai nilai yang perlu diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari.

Daftar Isi

  1. Apel Sumpah Pemuda 2026 di Malangbong

  2. Tiga Nilai Penting dalam Tema Sumpah Pemuda 2026

  3. Kiprah PAC Pemuda Pancasila Malangbong

  4. Dari Peringatan Menuju Tindakan Nyata

Apel Sumpah Pemuda 2026 di Malangbong

Apel di Kantor Kecamatan Malangbong menjadi salah satu kegiatan peringatan Hari Sumpah Pemuda di tingkat wilayah. Keikutsertaan Ketua PAC Pemuda Pancasila Malangbong menunjukkan keterlibatan organisasi kemasyarakatan dalam memperingati peristiwa bersejarah yang dikenang setiap 28 Oktober.

H. Ade Hendra Jaya ( RjS ) menekankan pentingnya menjaga persatuan, meningkatkan kepedulian sosial, serta menjalankan peran yang bermanfaat bagi masyarakat dan daerah.

Pesan tersebut berkaitan erat dengan kehidupan pemuda di tingkat kecamatan, tempat hubungan antarwarga dan aktivitas sosial berlangsung secara langsung.

Peringatan Sumpah Pemuda bukan hanya soal mengenang ikrar pada 28 Oktober 1928. Di tingkat lokal, nilai persatuan diuji dalam kehidupan sehari-hari, termasuk ketika warga berbeda pandangan, ketika lingkungan membutuhkan kerja sama, atau ketika ada persoalan yang tidak dapat diselesaikan seorang diri.

Karena itu, kegiatan peringatan Sumpah Pemuda 2026 juga dapat menjadi pengingat bagi organisasi kepemudaan untuk memperkuat gotong royong dan terlibat dalam kegiatan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

3 Nilai Penting dalam Tema Sumpah Pemuda 2026

Tiga kata utama dalam tema nasional tahun ini, yakni patriotik, gigih, dan berempati, memberikan arah yang dapat diterapkan tanpa harus menunggu kegiatan besar.

Ketiga nilai tersebut bisa dimulai dari keluarga, sekolah, tempat kerja, organisasi, hingga lingkungan tempat tinggal.

1. Patriotik: Menjaga Persatuan dalam Perbedaan

Patriotik tidak hanya ditunjukkan melalui upacara dan simbol kebangsaan. Sikap tersebut juga terlihat ketika pemuda menghargai perbedaan, menaati aturan bersama, serta turut menjaga hubungan baik antarwarga.

Di Malangbong, semangat ini dapat diwujudkan melalui keterlibatan generasi muda dalam musyawarah lingkungan, kegiatan kemasyarakatan, dan kerja bersama yang tidak membedakan latar belakang warga.

Persatuan akan lebih bermakna apabila diwujudkan melalui perilaku yang menghormati orang lain dan mengutamakan kepentingan bersama.

2. Gigih: Terus Belajar Menghadapi Tantangan

Nilai gigih menekankan kesediaan untuk terus belajar dan mencari jalan keluar ketika menghadapi kesulitan.

Tantangan yang dihadapi generasi muda saat ini beragam, mulai dari pendidikan, keterampilan kerja, kesempatan berusaha, hingga perubahan teknologi.

Kegigihan tidak selalu berarti menyelesaikan semuanya sendiri. Kemauan meminta masukan, memperbaiki kekurangan, dan bekerja sama juga menjadi bagian dari proses.

Bagi organisasi kepemudaan, nilai tersebut dapat diwujudkan melalui kegiatan pengembangan kemampuan yang berkelanjutan, bukan hanya pertemuan sesaat.

3. Berempati: Kepedulian yang Terlihat dalam Tindakan

Empati mengajak generasi muda memahami keadaan orang lain sebelum mengambil sikap.

Bentuknya bisa sederhana, seperti membantu tetangga, mendampingi warga yang membutuhkan informasi layanan, atau terlibat dalam kegiatan sosial secara sukarela.

Kepedulian juga memerlukan ketepatan. Bantuan yang baik harus berangkat dari kebutuhan nyata, menghormati penerima manfaat, dan dilakukan melalui prosedur yang dapat dipertanggungjawabkan.

Ketiga nilai dalam tema Sumpah Pemuda 2026 tersebut saling berkaitan. Semangat kebangsaan membutuhkan keteguhan, sedangkan perjuangan akan lebih bermakna ketika hasilnya turut dirasakan masyarakat.

Kiprah PAC Pemuda Pancasila Malangbong di Tengah Masyarakat

Pesan kepedulian sosial yang disampaikan Ade memiliki kaitan dengan kegiatan PAC Pemuda Pancasila Malangbong yang pernah diberitakan sebelumnya.

Pada 5 Oktober 2026, ABADI.NEWS melaporkan pendampingan pengajuan program rumah tidak layak huni bagi 80 kepala keluarga di tiga desa.

Pemberitaan tersebut membahas proses pengajuan, bukan kepastian bahwa seluruh keluarga telah menerima bantuan. Perbedaan ini penting agar informasi mengenai pelayanan sosial tetap akurat dan tidak menimbulkan harapan yang keliru.

Selain itu, pemberitaan awal Oktober mencatat dukungan PAC Malangbong terhadap kegiatan pendidikan Wukuf An-Nur.

Kedua kegiatan tersebut memberikan gambaran mengenai ruang keterlibatan organisasi dalam persoalan masyarakat, sekaligus menjadi pengingat bahwa hasil kegiatan perlu dilihat dari manfaat serta tindak lanjutnya.

Momentum Hari Sumpah Pemuda dapat digunakan untuk memperkuat kegiatan kepemudaan yang lebih dekat dengan kebutuhan warga, terutama pada bidang pendidikan, kepedulian sosial, dan pemberdayaan masyarakat.

Dari Peringatan Sumpah Pemuda 2026 Menuju Tindakan Nyata

Kementerian Pemuda dan Olahraga mendorong penguatan karakter generasi muda melalui nilai patriotik, gigih, dan berempati.

Di tingkat kecamatan, penerapan nilai tersebut dapat dimulai melalui kegiatan sederhana, konsisten, dan terbuka bagi masyarakat.

Bagi organisasi kepemudaan, kegiatan sosial dapat menjadi ruang pembelajaran untuk membangun tanggung jawab, meningkatkan kemampuan bekerja sama, serta memahami persoalan yang dihadapi masyarakat.

H. Ade Hendra Jaya ( RjS ) berharap momentum Hari Sumpah Pemuda dapat mempererat kebersamaan antarelemen pemuda, menumbuhkan semangat nasionalisme, dan mendorong kontribusi positif bagi daerah.

Harapan tersebut menempatkan generasi muda sebagai pihak yang diharapkan aktif mengambil peran dalam kehidupan sosial, bukan sekadar hadir dalam agenda peringatan.

Semangat persatuan yang diwariskan melalui Sumpah Pemuda perlu terus dijaga melalui sikap saling menghormati, kerja sama, serta kemauan membantu sesama.

Bagi masyarakat Malangbong, peringatan Sumpah Pemuda 2026 menjadi kesempatan untuk memperkuat kebersamaan dan mengingat kembali tanggung jawab generasi muda terhadap lingkungan sekitarnya.

Apel peringatan merupakan salah satu momentum. Tantangan berikutnya adalah menjaga nilai patriotik, gigih, dan berempati agar tetap hadir dalam tindakan sehari-hari.( Wan’z )

TOPIK TERKAIT

BAGIKAN
UKURAN TEKS

KOMENTAR PEMBACA

Silakan masuk untuk menulis komentar.

Iklan