TERKINI
Iklan

Kebakaran Besar Kembali Melanda Pasar Andir Garut, 81 Personel Gabungan Dikerahkan

Reporter abadidotnews_admin2 menit bacaDibaca 9 kali

GARUT, ABADI.NEWS – Kebakaran besar melanda kawasan Pasar Andir, Kecamatan Bayongbong, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Rabu malam, 7 Oktober 2026.

Peristiwa tersebut mengakibatkan sejumlah bangunan kios terbakar dan memaksa petugas pemadam kebakaran mengerahkan personel serta kendaraan operasional dalam jumlah besar.

Berdasarkan keterangan Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Garut, Usep Basuki Eko, laporan kebakaran diterima sekitar pukul 21.35 WIB.

Informasi awal diteruskan melalui komunikasi radio oleh seorang anggota Dinas Perhubungan yang berada di sekitar lokasi.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Disdamkarmat segera mengerahkan personel dari Markas Komando serta sejumlah pos pemadam terdekat.

Armada pertama tiba di lokasi sekitar pukul 21.48 WIB.

Besarnya kebakaran menyebabkan penanganan tidak hanya dilakukan petugas Disdamkarmat.

Sebanyak 81 personel gabungan diterjunkan dengan dukungan 16 kendaraan operasional.

Armada tersebut mencakup kendaraan pemadam kebakaran, kendaraan suplai air, serta kendaraan komando.

Tiga ambulans juga disiagakan untuk mendukung penanganan darurat.

Selain Disdamkarmat, unsur TNI, BPBD, PMI, Dinas Kesehatan, serta Forkopimcam turut terlibat dalam operasi tersebut.

Bupati Garut dilaporkan mendatangi lokasi untuk memantau penanganan dan koordinasi petugas.

Proses pemadaman berlangsung hingga Kamis dini hari.

Berdasarkan laporan yang dipublikasikan media lokal pada 8 Oktober, hingga pukul 02.40 WIB petugas masih berupaya memadamkan sisa api dan melakukan pendinginan.

Besarnya jumlah kios yang terdampak belum dapat dipastikan.

Kepala Disdamkarmat menyatakan pendataan jumlah bangunan terbakar masih dilakukan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Garut.

Karena itu, angka kerusakan yang beredar dalam sejumlah pemberitaan belum dapat dianggap sebagai hasil pendataan final.

Nilai kerugian material juga belum diumumkan secara resmi.

Sementara itu, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwenang.

Informasi awal menyebut api terlihat dari kawasan tengah pasar. Namun, titik awal api tersebut masih harus diperiksa lebih lanjut untuk mengetahui penyebab kebakaran.

ABADI.NEWS belum memperoleh konfirmasi resmi mengenai jumlah korban luka maupun korban meninggal dunia dalam peristiwa ini.

Informasi tersebut masih membutuhkan pembaruan dari petugas penanganan, kepolisian, dan instansi kesehatan.

Kebakaran terbaru ini menjadi perhatian karena Pasar Andir merupakan kawasan perdagangan yang menjadi tempat masyarakat menjalankan aktivitas ekonomi.

Sebelumnya, kawasan pasar yang sama juga pernah mengalami kebakaran pada Agustus 2026.

Namun, kejadian terbaru merupakan peristiwa berbeda sehingga data kerusakan dan kerugiannya harus dihitung secara terpisah.

ABADI.NEWS akan terus memantau hasil pendataan kios terdampak, kondisi pedagang, penanganan pascakebakaran, serta perkembangan penyelidikan penyebab kebakaran.

TOPIK TERKAIT

BAGIKAN
UKURAN TEKS

KOMENTAR PEMBACA

Silakan masuk untuk menulis komentar.

Iklan