TERKINI
Iklan

Kader Pemuda Pancasila Herwin Muchtar Pimpin Kadin Kota Bandung 2026–2031, Siap Perkuat Ekonomi dan UMKM

Reporter abadidotnews_admin3 menit bacaDibaca 22 kali

BANDUNG, ABADI.NEWS – Terpilihnya Herwin Muchtar sebagai Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kota Bandung periode 2026–2031 menjadi momentum baru bagi penguatan dunia usaha di ibu kota Jawa Barat.

Herwin Muchtar, yang dalam keterangan kepada redaksi disebut sebagai pengurus Majelis Pimpinan Wilayah (MPW) Pemuda Pancasila Jawa Barat, menyatakan komitmennya untuk memperkuat kolaborasi strategis, mempercepat transformasi digital UMKM, serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.

Herwin terpilih dalam Musyawarah Kota (Mukota) IX Kadin Kota Bandung yang berlangsung di The Papandayan Hotel, Jumat (9/10/2026). Pemilihan tersebut berlangsung melalui kesepakatan para kandidat untuk menyatukan dukungan dan membangun organisasi secara bersama-sama.

Bagi Herwin, kepercayaan memimpin organisasi pengusaha bukan sekadar pencapaian pribadi, melainkan tanggung jawab untuk memperkuat daya saing pelaku usaha sekaligus memperluas kontribusi sektor swasta terhadap pembangunan ekonomi daerah.

“Kadin Kota Bandung harus menjadi motor penggerak ekonomi yang inklusif. Fokus utama kami ke depan adalah menciptakan ekosistem bisnis yang adaptif terhadap perkembangan teknologi dan memperluas akses pasar bagi produk-produk lokal Bandung,” ujar Herwin dalam pernyataan yang disampaikan kepada redaksi.

Digitalisasi UMKM dan Penguatan Daya Saing

Salah satu prioritas kepemimpinan Herwin adalah mempercepat transformasi digital usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Menurutnya, pemanfaatan teknologi menjadi kebutuhan penting agar pelaku usaha lokal mampu mengikuti perubahan perilaku konsumen, meningkatkan efisiensi operasional, serta menjangkau pasar yang lebih luas.

Program tersebut diarahkan untuk mendorong peningkatan kapasitas pelaku UMKM melalui penguatan keterampilan digital, pengembangan pemasaran, dan perluasan jaringan kemitraan bisnis.

Selain digitalisasi, Kadin Kota Bandung juga diharapkan mampu menjembatani kebutuhan dunia usaha dengan berbagai kebijakan pemerintah, khususnya terkait kemudahan investasi dan pengembangan ekonomi daerah.

Perkuat Kolaborasi Pemerintah dan Dunia Usaha

Herwin menilai kemajuan ekonomi Kota Bandung membutuhkan sinergi antara pengusaha, pemerintah daerah, perguruan tinggi, komunitas kreatif, dan berbagai pemangku kepentingan.

Kolaborasi tersebut menjadi bagian penting dalam menciptakan iklim usaha yang kondusif, sekaligus mendorong hadirnya inovasi dan peluang investasi baru.

Perhatian juga diarahkan pada penguatan sektor perdagangan, jasa, pariwisata, serta industri kreatif yang memiliki peran penting dalam aktivitas perekonomian Kota Bandung.

Dalam agenda kepemimpinannya, Herwin turut menempatkan penciptaan lapangan kerja sebagai salah satu prioritas melalui pengembangan dunia usaha dan peningkatan investasi.

Pengusaha Muda Didorong Menjadi Penggerak Ekonomi

Tidak hanya berfokus pada perusahaan besar, Herwin berkomitmen membuka kesempatan lebih luas bagi pengusaha muda untuk mengembangkan usaha.

Pemberdayaan tersebut mencakup penguatan jejaring bisnis, pendampingan kewirausahaan, pengembangan inovasi, dan peluang kemitraan dengan pelaku industri.

Langkah ini diharapkan dapat memperkuat regenerasi pengusaha sekaligus meningkatkan kemampuan generasi muda dalam menghadapi persaingan ekonomi.

Sebagai kota yang dikenal memiliki aktivitas pendidikan, perdagangan, dan industri kreatif, Bandung dinilai memiliki potensi untuk mengembangkan ekosistem kewirausahaan yang lebih terbuka.

Ajak Pengusaha Bersatu dan Tinggalkan Ego Sektoral

Herwin juga menekankan pentingnya menjaga soliditas organisasi setelah proses pemilihan kepemimpinan Kadin Kota Bandung.

Menurutnya, perbedaan pandangan tidak seharusnya menghambat kerja sama antarpelaku usaha dalam menghadapi tantangan ekonomi.

“Kadin adalah rumah besar bagi seluruh pengusaha. Saya mengajak semua pihak untuk berjalan beriringan. Tidak ada lagi kubu-kubu, yang ada saat ini adalah gotong royong untuk membawa ekonomi Kota Bandung melesat lebih tinggi,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Umum Kadin Jawa Barat, Almer Faiq Rusydi, telah mengukuhkan Herwin Muchtar sebagai ketua terpilih dalam rangkaian Mukota IX.

Acara tersebut turut dihadiri Wakil Wali Kota Bandung Erwin, Ketua Kadin Kota Bandung periode sebelumnya Iwa Gartiwa, serta sejumlah unsur pemerintah dan dunia usaha.

Selanjutnya, pembentukan kepengurusan baru menjadi agenda penting untuk memastikan pelaksanaan program organisasi berjalan secara terarah.

Tim formatur ditargetkan menyelesaikan penyusunan struktur kepengurusan dalam waktu 30 hari setelah Mukota.

Melalui kepemimpinan periode 2026–2031, Kadin Kota Bandung diharapkan semakin berperan dalam memperkuat UMKM, memperluas investasi, membuka lapangan kerja, dan membangun kolaborasi ekonomi yang memberikan manfaat bagi masyarakat. ( DDN )

TOPIK TERKAIT

BAGIKAN
UKURAN TEKS

KOMENTAR PEMBACA

Silakan masuk untuk menulis komentar.

Iklan