Dua Kali Kebakaran dalam Sebulan, Kawasan Cikalapa Bunisari Malangbong Perlu Diwaspadai

GARUT | ABADI.NEWS – Kawasan Kampung Cikalapa RT 001/RW 002, Desa Bunisari, Kecamatan Malangbong, Kabupaten Garut, menjadi perhatian setelah adanya dokumentasi kejadian kebakaran vegetasi yang terjadi dua kali sepanjang Agustus 2026.

Berdasarkan laporan dokumentasi lapangan yang disusun pada 31 Agustus 2026, kawasan tersebut memiliki vegetasi, semak serta material organik kering yang berpotensi menjadi bahan bakar dan mempercepat penjalaran api. Dokumentasi memperlihatkan munculnya asap dan api pada vegetasi, proses penyemprotan air, serta keberadaan armada Pemadam Kebakaran Kabupaten Garut di lokasi.
Dalam laporan tersebut tercatat dokumentasi kejadian pertama pada 11 Agustus 2026. Foto lapangan memperlihatkan vegetasi yang tampak kering, asap dan api pada area vegetasi, perjalanan menuju lokasi, keberadaan armada Damkar, serta proses penyiraman atau pemadaman.
Kejadian berikutnya terdokumentasi pada 30 Agustus 2026. Foto menunjukkan api membakar area vegetasi dengan kepulan asap serta berlangsungnya penanganan kebakaran.

Dalam upaya penanganan, sedikitnya satu unit mobil pemadam kebakaran terlihat dalam dokumentasi. Petugas melakukan pemadaman dengan menyemprotkan air ke area terdampak. Dokumentasi juga menunjukkan keberadaan warga di sekitar proses penanganan. Namun, laporan tidak mencantumkan jumlah resmi keseluruhan armada Damkar, personel maupun masyarakat yang membantu sehingga angka tersebut belum dapat dipastikan.
Kondisi ini menjadi peringatan penting bagi masyarakat sekitar. Dalam analisis dokumentasi, vegetasi kering dinilai memiliki faktor kerawanan tinggi, karena bahan kering dapat mempercepat penjalaran api. Jarak area vegetasi terhadap bangunan dan kemudahan akses kendaraan pemadam juga menjadi faktor yang perlu diperhatikan.
Warga diimbau tidak melakukan pembakaran sampah atau semak di area terbuka, membersihkan material mudah terbakar di sekitar rumah dan gudang, menyediakan sumber air atau alat pemadam sederhana serta menjaga akses jalan agar armada Damkar dapat masuk dengan cepat ketika terjadi keadaan darurat. ( Mads )





KOMENTAR PEMBACA
Silakan masuk untuk menulis komentar.
MASUK UNTUK BERKOMENTAR