TERKINI
Iklan

Musim Kemarau Sebabkan Sampah Menumpuk di Sungai Ciwalen, Warga Keluhkan Bau Menyengat

Reporter Ustadz Dadang Juhana2 menit bacaDibaca 1 kali

GARUT, (abadi.news) – Musim kemarau yang melanda Kabupaten Garut menyebabkan debit air di sejumlah sungai menurun drastis. Kondisi tersebut mengakibatkan sampah rumah tangga dan limbah menumpuk di aliran sungai hingga menimbulkan bau tidak sedap yang mengganggu kenyamanan masyarakat.

Salah satu lokasi yang menjadi sorotan berada di aliran Sungai Ciwalen, tepatnya di perbatasan Kelurahan Ciwalen dan Kelurahan Kota Wetan, Kecamatan Garut Kota. Tumpukan sampah yang bercampur dengan limbah kulit terlihat memenuhi aliran sungai akibat minimnya arus air.

Dadang, tokoh masyarakat setempat, mengatakan kondisi tersebut sudah cukup lama dikeluhkan warga karena selain menimbulkan bau menyengat, juga berpotensi menjadi sumber berbagai penyakit.

“Sampah coba Anda lihat sendiri begitu menumpuk, ditambah limbah kulit baunya begitu menyengat,” ujar Dadang.

Menurutnya, apabila tidak segera ditangani oleh pihak terkait, tumpukan sampah akan terus bertambah dan menjadi ancaman yang lebih besar saat musim hujan tiba.

“Kalau dibiarkan, sampah akan terus menumpuk. Nanti saat musim hujan datang, aliran sungai bisa tersumbat dan berpotensi menyebabkan banjir,” tambahnya.

Warga berharap pemerintah daerah bersama instansi terkait segera melakukan pembersihan aliran sungai serta mencari solusi agar pembuangan sampah dan limbah ke sungai dapat dihentikan. Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk meningkatkan kesadaran dengan tidak membuang sampah sembarangan demi menjaga kebersihan lingkungan dan mencegah terjadinya pencemaran.

Kondisi ini menjadi pengingat bahwa persoalan sampah bukan hanya berdampak pada keindahan lingkungan, tetapi juga dapat mengancam kesehatan masyarakat serta meningkatkan risiko bencana ketika musim penghujan kembali tiba.(Tadz).

TOPIK TERKAIT

BAGIKAN
UKURAN TEKS

KOMENTAR PEMBACA

Silakan masuk untuk menulis komentar.

Iklan